DPD AMPI NTT Gelar Musda ke IX, Ini kata Gubernur Melki


KUPANG - Musyawarah Daerah Dewan Pimpinan Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) NTT yang ke IX di selenggarakan di Hotel Sahid T - More dengan mengangkat tema ” Konsolidasi dan Regenerasi Kader AMPI NTT menuju Sehat, Adil, Maju, Sehat, Sejahtera dan Berkelanjutan", pada Kamis, 27 November 2025 siang.

Ketua Dewan Penasehat AMPI NTT, Melkiades Laka Lena membuka secara resmi pelaksanaan Musyawarah Daerah AMPI NTT yang ke IX Tahun 2025.

Kegiatan pembukaan Musda AMPI NTT ini ditandai dengan pemukulan gong oleh Sekretaris Jendral DPP AMPI Robi Anugrah Marpaung yang disaksikan langsung Melkiades Laka Lena, ketua dan anggota DPRD Fraksi Golkar, Sekretaris DPD I Golkar NTT Libby Sinlaeloe, serta ratusan kader AMPG yang ada di wilayah itu.

Plt Ketua DPD AMPI NTT,  Angel Da Silva, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada para tamu undangan, kader, serta panitia yang telah berkontribusi dalam mempersiapkan acara.

“Semoga kegiatan musyawarah ini berjalan dengan baik dan lancar hingga selesai,” ujar Angel dalam laporannya.

Dalam kesempatan tui, Melki  Laka Lena  yang merupakan Gubernur NTT menyampaikan, AMPI merupakan salah satu organisasi sayap partai Golongan Karya yang dibentuk di daerah Pandaan, Jawa Timur.

"Sejarah lahirnya AMPI melalui proses panjang yang diprakarsai oleh kader-kader partai Golongan Karya. Makanya, organisasi ini tak bisa kita pisahkan dengan partai Golkar ,"kata Melki yang juga Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar.

Ia berharap kader-kader muda AMPI mampu menunjukkan karya nyata bagi bangsa dan negara sesuai dengan visi misi dan platform Partai Golkar.

"Banyak kader Golkar yang saat ini duduk di lembaga eksekutif, legislatif, baik sebagai menteri, kepala daerah hingga pengusaha sukses. Situasi seperti ini seharusnya dimanfaatkan AMPI untuk bisa saling bersinergi membangun daerah tidak hanya berfokus pada politik saja," ungkap Melki.

Konsolidasi dan regenerasi kader AMPI NTT merupakan upaya untuk menghidupkan kembali organisasi setelah masa jabatan pengurus lama vakum, dengan penunjukan Angel da Silva sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua. "Langkah ini melibatkan pembentukan struktur baru di tingkat provinsi dan kabupaten/kota NTT," terangnya.

Melki berharap untuk mempersiapkan Musyawarah Daerah (Musda), dan merangkul kader lama serta tokoh muda dan milenial. Hal tersebut bertujuan menjadikan AMPI NTT sebagai organisasi yang lebih relevan, progresif, dan solutif bagi generasi muda di NTT.

"AMPI lebih membuka ruang bagi kader berusia di bawah 30 tahun, mulai dari pelajar SMA hingga mahasiswa, sekaligus memperluas spektrum pengabdian organisasi ke sektor ekonomi kreatif dan program yang menyentuh anak muda secara langsung," sambung Melki.

Dirinya memastikan AMPI NTT berpeluang turut andil mulai dari program Makan Bergizi Gratis, Sekolah Rakyat, Koperasi Merah Putih, Garam, hingga ketahanan pangan. Demikian, One Community One Product (OCOP) untuk mengembangkan dan memasarkan komoditas lokal melalui NTT Mart.

"Saya berharap AMPI dapat memanfaatkan peluang ini," jelasnya.

Selain mendorong produksi, AMPI juga harus menjadi motor penggerak distribusi dan promosi produk unggulan desa-desa di seluruh NTT. "Untuk pemasaran, AMPI ini juga harus ada disana," tandas Melki

Sementara itu, Sekretaris Jendral DPP AMPI Robi Anugrah Marpaung menyampaikan, Musda AMPI sembilan  NTT yang dilaksanakan ini merupakan momentum untuk memilih kader terbaik untuk menahkodai organisasi tersebut.

"AMPI dilahirkan bukan saja sebagai sumber kader, melainkan juga sebagai sumber pemikiran bagi Partai Golkar. Karena itu, Ketua terpilih maka organisasi ini hendaknya tetap solid menunjukkan karya nyata bagi bangsa dan negara sesuai dengan visi misi dan platform Partai Golkar," pungkasnya. (*) 

Posting Komentar

Komentar Anda .....

Lebih baru Lebih lama
papillonnews

نموذج الاتصال