ROTE - Bank NTT Cabang Rote Ndao mengambil peran aktif dalam Bimbingan Teknis ekonomi kreatif bagi pelaku UMKM. Kegiatan ini digelar Pemerintah Provinsi NTT di Kabupaten Rote Ndao, Jumat (19/12/2025).
Melalui kegiatan tersebut, Bank NTT menghadirkan materi penguatan akses keuangan bagi pelaku usaha. Pendekatan yang digunakan selaras dengan konsep One Village One Product (OVOP) berbasis potensi lokal.
"Kami Bank NTT diminta untuk membawakan materi khusus untuk calon-calon pengusaha UMKM. Materi yang kami bawakan tentang kredit mikro, itu skalanya lima hingga seratus juta," ucap Supervisi Kredit Bank NTT Kantor Cabang Rote Ndao, Aris Mbau.
"Namun kami lebih menekankan di kredit merdeka. Karena memang itu kredit yang paling gampang, mudah tanpa agunan, persyaratannya juga tidak rumit sehingga itu semacam stimulus kepada pelaku UMKM yang ada di Rote Ndao untuk bagaimana mereka bertumbuh," ujar Aris Mbau lebih lanjut.
Bimbingan Teknis berlangsung selama tiga hari sejak 17 hingga 19 Desember 2025. Kegiatan dipusatkan di Hotel Videsi Ba’a, Kabupaten Rote Ndao.
Pelaksanaan bimtek difasilitasi Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTT. Bank NTT hadir sebagai mitra strategis dalam penguatan kapasitas pelaku UMKM.
Materi yang disampaikan Bank NTT menekankan literasi keuangan dan pengelolaan usaha berkelanjutan. Pelaku UMKM dibekali pemahaman permodalan, perbankan, dan pengembangan usaha.
"Memang fungsi dari kami pihak lembaga perbankan itu bagaimana beri kontribusi terhadap daerah, sehingga mempengaruhi pertumbuhan ekonomi," kata Aris Mbau.
Untuk pemasaran, dikatakan Aris Mbau, Bank NTT siap untuk membantu. Menurutnya, semua produk yang masuk dalam binaan Bank NTT ataupun yang belum dan membutuhkan suntikan dana dipastikan akan dibantu Bank NTT.
"Setiap produk yang sudah dalam pembinaan ataupun belum dan kalau mereka membutuhkan suntikan dana kami pasti akan membantu produk-produk itu untuk kami pasarkan," kata Aris Mbau.
"Apalagi dengan program Pak Gubernur NTT terkait NTT Mart produk yang ada bisa ditaruh di situ. Memang semua produk yang ada dalam binaan Bank NTT semua sudah kita intervensi di kemasan dan rasanya, sehingga setiap tamu yang berkunjung ke NTT atau Bank NTT selalu kita sajikan," ujar Aris Mbau.
Melalui keterlibatan Bank NTT, diharapkan UMKM semakin siap naik kelas. Sinergi ini menjadi upaya mendorong ekonomi lokal berbasis potensi desa.
Kabupaten Rote Ndao menjadi lokasi pembukaan dari sembilan daerah sasaran program OVOP Provinsi NTT. Sebelumnya, tujuh daerah lain telah lebih dulu melaksanakan kegiatan serupa.
.jpeg)