KUPANG - Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena tegaskan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto mendukung terhadap Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII 2028.
Pernyataan dukungan Presiden disampaikan dalam pertemuan langsung dengan Gubernur NTT dan NTB, kata Melki dalam kegiatan Rapat Jasa Kerja Kontruksi PUPR Provinsi NTT, di Aula Fernandez Kantor Gubernur NTT, Selasa (13/1/2026). Selasa (13/01/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Presiden menilai konsep penyelenggaraan yang diajukan NTT–NTB rasional, bertanggung jawab, dan sejalan dengan prinsip efisiensi pengelolaan anggaran negara.
"Dukungan Presiden ini menandai langkah strategis dan bersejarah bagi kawasan Indonesia Timur," kata Gubernur Melki.
NTT–NTB diproyeksikan menjadi contoh baru penyelenggaraan PON yang efektif, efisien, akuntabel dan berorientasi pada pemanfaatan fasilitas yang telah ada, sekaligus memperkuat pemerataan pembangunan olahraga nasional.
"Dari 20 cabang olahraga di NTT dan NTB tidak ada pembangunan baru secara langsung. Hanya renovasi pembangunan yang sudah ada," kata Melki.
Menurut Melki, dukungan Presiden tersebut menjadi penegasan bahwa kedua provinsi dipercaya dan dianggap mampu menjadi tuan rumah ajang olahraga terbesar di Indonesia.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat NTT dalam dukungannya. NTT menjadi tuan rumah PON 2028," tambah Melki.
Kedua provinsi telah siap menjadi tuan rumah bersama dengan pendekatan yang terukur.
Gubernur NTT menambahkan, dukungan Presiden tersebut akan segera ditindaklanjuti secara administratif kepada Menpora.
"Kami (Saya dan Gubernur NTB) segera melaporkan kesiapan kami kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora) sebagai penegasan komitmen guna memperoleh penetapan resmi,” tandasnya.
Menambahkan, ia dan gubernur NTB memiliki komitmen dan semangat yang sama untuk menjadi tuan rumah PON XXVII 2028.
"Nusa tenggara harus tampil sebagai tuan rumah PON kali ini," pungkasnya.
