Mensi Tiwe Ketua Satuan Tugas (SatGas) MBG Pemerintah Daerah Kabupaten Ende mengatakan, Rapat koordinasi ini, dilakukan bertujuan untuk menyamakan pemahaman agar tidak terjadinya mis informasi sehingga koordinasinya kedepan lebih itens, baik itu para camat, satuan tugas (SatGas) MBG (Makanan Bergizi Gratis) Kabupaten Ende bersama SPPI MBG.
Dikatakan Mensi, tenaga SPPI ini, selain sebagai KorWil di tingkat Kabupaten ada juga sebagai Ketua KaPokCam di Kecamatan dengan jumlah perorang perkecamatan.
"Mereka itu BGN (Badan Gizi Nasional) yang ada di daerah, yang mana satu kecamatan satu KaPokCam)" ungkapnya
Ia menambahkan, pembahasan dalam rapat koordinasi, mengupayakan dalam kerja tekhnis untuk koordinasi lebih maksimal sehingga kerja lapangan diharapkan bisa dilaksanakan pembangunan dapur SPPG sesuai target BGN, melalui team work yang ada di daerah baik di desa, SPPI kecamatan dan, SPPI kabupaten bersama SatGas.
Mensi membeberkan, untuk Kabupaten Ende jumlah penerima manfaat MBG sebanyak 93 ribu penerima, sementara dapur SPPG yang sudah runing ada 7 tambah 2 lagi diakhir bulan totalnya jadi 9 dapur SPPG algomerasi. Kemudian untuk daerah terpencil yang sudah tahapan apraisal ada 10 dapur SPPG terpencil, mudah mudahan februari sudah runing.
Ditambahkannya, terkait dengan pembangunan dapur SPPG, agar sebelum 17 Agustus sudah tuntas bangunan dapur SPPGnya, sehingga tahun ini dapat terlayani seluruh penerima manfaat MBG di Kabupaten Ende.
Mensi berharap, sesuai yang disampaikan Bupati karena ini program nasional maka penerima manfaat bisa secepatnya terlayani dengan percepat pembangunan dapur SPPG di Kabupaten Ende.
Rencana Bupati, lanjut Mensi, melalui program MBG tercipta ekosistem ekonomi baru. Sehingga ekonomi di desa bisa bergerak dan menjadi satu kesatuan dari pegiat ekonomi yang disalurkan ke BumDes, KDMP kemudian MBG.
"Ini adalah skema yang dibangun oleh Bupati supaya ada multiplayer efeknya"
Dari itu, lanjut Mensi tambahkan lagi, tercipta siklus ekonomi baru di desa yang akan nampak geliat ekosistem ekonomi baru yang berdampak pada penyerapan tenaga kerja di desa.
