Search Suggest

Bank NTT Aman bagi Nasabah, Ini kata Dirut Bank NTT


KUPANG - Dengan  portofolio yang bagus, Bank NTT adalah salah satu Bank milik pemerintah daerah di Indonesia yang aman bagi nasabah. Apalagi, saat ini Bank NTT sudah berada di jalur yang benar dalam industri jasa keuangan.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Utama (Dirut) Bank NTT Charlie Paulus, saat kegiatan Costumer Gathering Bank NTT yang diselenggarakan di Aston Kupang Hotel, Kamis (12/2/2026) malam.

Charlie yang bergelut dalam industri keuangan dan perbankan selama 35 tahun, mengatakan, sebelum menjadi Dirut Bank NTT, ia sudah melakukan riset mengenai portofolio Bank NTT.

Ternyata menurut pria kelahiran Maumere Kabupaten Sikka itu, Bank NTT memiliki portofolio yang baik dan aman. "Saat ini Bank NTT sudah di track yang benar. Tinggal bagaimana caranya meningkatkan pelayanan yang profesional dan taat kepada berbagai regulasi perbankan yang berlaku," kata Charlie.

Untuk itu, Charlie mengajak masyarakat maupun pengusaha dan pelaku usaha mikro kecil menengah yang mencintai NTT menjadi nasabah Bank NTT. Dengan bertransaksi di Bank NTT itu artinya kita sama-sama membangun Bank NTT.

Di sisi lain, menurut Charlie, saat ini 90 persen nasabah Bank NTT merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Provinsi NTT maupun di kabupaten/kota. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi Bank NTT untuk memperluas jangakauan pelayanan khususnya kepada nasabah.

Dalam kaitan tersebut, menurut Charlie, kalau melihat pertumbuhan kredit Bank NTT, ternyata mayoritas mengambil kredit konsumtif. Hal tersebut tidak menjadi persoalan.

Namun, menggerakan pertumbuhan ekonomi riil, Bank NTT harus lebih fokus pada pengembangan jenis kredit usaha atau produktif.

Kerja Sama PUPR

Saat kegiatan tersebut, dilakukan penandatangan kerja sama antara Bank NTT dengan Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi NTT.

Penandatangan kerja sama tersebut, menurut Charlie, bertujuan supaya para pelaku usaha khususnya di sektor jasa konstruksi dapat memanfaatkan berbagai skema kredit yang ditawarkan Bank NTT.

Apalagi, sektor infrastruktur merupakan salah kebutuhan dasar masyarakat di wilayah NTT.

Dalam kaitan kerja sama Bank NTT dan Dinas PUPR Provinsi NTT, salah seorang pengusaha yang selama ini bergerak dalam bidang jasa konstruksi, Ferdinandus, menyambut baik kerja sama tersebut yang membidik para pengusaha jasa konstruksi.

Walau demikian, Ferdinandus berharap agar Dinas PUPR maupun Bank NTT memberikan perhatian serius kepada para pengusaha jasa konstruksi lokal, sehingga para pengusaha tersebut dapat memberikan kontribusi dalam pembangunan di NTT.

Gubernur NTT Melki Laka Lena mengikuti kegiatan tersebut melalui live streming dari Maumere, Kabupaten Sikka bersama Komisirasi Utama Bank NTT Stefanus Dony Heatubun.

Gubernur NTT Melki Laka Lena berharap, Bank NTT melalui berbagai program kerja dan rencana bisnisnya dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi pelaksanaan pembangunan di NTT.

Untuk itu, Melki Laka Lena mengajak semua elemen masyarakat termasuk para pengusaha lokal NTT untuk menjadi bagian dari Bank NTT. Dengan menjadi bagian dari Bank NTT tentunya kontribusi untuk masyarakat dan daerah menjadi nyata dan berdampak besar.

Kegiatan Costumer Gathering Bank NTT tersebut dimeriahkan dengan penampilan Barongsai Naga Atoin Meto, Paduan Suara NTT Bernyanyi yang merupakan paduan suara yang baru dibentuk manajemen Bank NTT. Paduan suara ini diharapkan dapat mengukir prestasi di tingkat nasional.**