SBD -Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Umba Barat Daya (SBD) terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang modern dan akuntabel..
Terbaru, komitmen itu ditunjukan dengan penandatangan Perjanjian Kerja Sama serta pelaksanaan test of operation SP2D Online berbasis Cash Management System (CMS) bersama PT Bank Pembangunan Daerah atau Bank NTT di Kupang, Sabtu, 1 Maret 2026 tadi.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonnu Wulla, bersama Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Sumba Barat Daya, Frimeri Keremata.
Hadir pula Direktur Umum dan SDM Rahmat Saleh, Direktur Kredit Aloysius Geong, Direktur Kepatuhan Cristofel Adoe, Direktur Keuangan dan Treasury Heru Helbianto, serta Pimpinan Cabang Bank NTT Waitabula Yustinus Dunga.
Dalam sambutannya, Bupati Ratu Ngadu Bonnu Wulla menyampaikan bahwa penerapan SP2D Online berbasis CMS merupakan bagian dari transformasi sistem pengelolaan keuangan daerah menuju layanan yang lebih transparan, efisien, dan terintegrasi.
Sistem itu kata dia akan memungkinkan proses transaksi keuangan pemerintah daerah dilakukan secara non-tunai, cepat, serta terkontrol.
Menurut Bupati Ratu, integrasi sistem keuangan daerah dengan sistem perbankan diharapkan mampu mempercepat penyerapan anggaran dan meningkatkan efektivitas pelaksanaan program pembangunan.
Bupati Ratu juga menegaskan bahwa optimalisasi penyerapan anggaran menjadi prioritas, dengan target capaian 20 persen pada triwulan pertama, 50 persen pada triwulan kedua, di atas 80 persen pada triwulan ketiga, dan 100 persen pada akhir triwulan keempat.
Lebih lanjut, dirinya pun mengajak seluruh perangkat daerah untuk mendukung penuh implementasi sistem digital tersebut.
Melalui kerja sama ini, Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya optimistis pengelolaan keuangan daerah akan semakin tertib, transparan, dan berdampak nyata terhadap percepatan pembangunan serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. (*)
