Search Suggest

Waketum DPP Instruksikan Pelaksanaan Musda Golkar Tanpa Voting


KUPANG - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Provinsi NTT mengumumkan susunan lengkap struktur pengurus partai Golkar NTT periode 2025-2030, di Markas Golkar NTT di Kupang, Kamis (5/3/2026) malam. 

Total, sebanyak 84 Partai Golkar NTT telah resmi dikukuhkan melalui Surat Keputusan (SK) ditandatangani Ketua Umum Bahlil Lahadalia bersama Sekjen Muhammad Sarmuji pada 30 Januari 2026.

Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP Partai Golkar Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan, pembentukan struktur pengurus ini menjadi langkah awal konsolidasi partai jelang Musyawarah Daerah (Musda) Golkar NTT.

“Susunan pengurus Golkar NTT sudah di umumkan. Kelengkapan pengurus ini penting untuk persiapan Musda dan konsolidasi di daerah,” kata Melki. 

Musda Golkar NTT akan digelar secara tertib dan terstruktur, dengan fokus utama pada musyawarah mencapai mufakat tanpa Voting.

"Pemilihan ketua Golkar di daerah harus mencapai mufakat, kalau belum ada kesepakatan, di kompromikan lagi hingga dapat satu nama," jelasnya.

Namun, ia menegaskan kesulitan melakukan kunjungan ke berbagai daerah di NTT.

"Sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Penenangan Indonesia Timur. Ada 17 Provinsi yang harus di kunjungi juga," tambahnya.

Ia juga menekankan pelaksanaan Musda kabupaten/kota harus selesai di bulan April 2026.

“Saya berharap paling lambat bulan April Musda tingkat dua sudah selesai. Hingga dibentuk struktur kecamatan, desa/kelurahan secara menyeluruh," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DPD I Partai Golkar NTT Fransiskus Xaverius Alain Niti Susanto menegaskan, terbitnya SK sudah cukup menjadi legitimasi sehingga pengurus baru bisa segera bekerja.

Dalam paparannya Alain menegaskan segera membentuk tin pelaksanaan Musda kabupaten/kota.

“Kami akan segera menyusun jadwal dan membentuk tim untuk mempercepat pelaksanaan Musda di seluruh DPD II agar target bulan April bisa tercapai,” ujarnya

Disisi lain, Ketua Golkar NTT ini berencana mengembangkan sayap ekonomi partai. Dengan membangun NTT Mart di kantor DPD Golkar NTT sebagai pusat aktivitas ekonomi kader.

Selain itu, Ia juga menyampaikan DPD Golkar NTT akan membentuk sejumlah badan dan lembaga baru untuk memperkuat kerja-kerja partai di antaranya:

  • Badan Penelitian dan Pengembangan
  • Badan Advokasi Hukum dan HAM
  • Badan Pemenangan Pemilu
  • Lembaga Komunikasi dan Informasi serta
  • Lembaga Pengembangan Kreativitas dan Inovasi Ekonomi.

'Ini momentum penting memperkuat semangat kebersamaan dan konsolidasi partai. Sehingga kepercayaan publik kepada Golkar semakin kokoh,” pungkasnya.

Susunan pengurus kali ini dirancang sebagai kombinasi kader senior berpengalaman dengan generasi muda profesional.

Kursi Sekretaris DPD I Golkar NTT dipercayakan kepada Welhelmintje S. Libby Sinlaeloe, sapaan Libby,  yang juga Direktur Rumah Perempuan.

Bendahara di percayakan kepada Restu Heru Dupe, sapaan Heru, yang juga menjabat Ketua HIPMI NTT.

Dari total 84 pengurus, sekitar 60 persen merupakan wajah lama, 30 persen perempuan, dan lebih dari 30 persen berasal dari kalangan muda, mayoritas milenial dan Gen Z. Komposisi ini mencerminkan strategi adaptif Golkar dalam menjawab tantangan zaman.