SUMBA - Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Nusa Tenggara Timur (NTT) menetapkan Daniel Bili sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Kabupaten Sumba Barat untuk periode 2025–2030.
Penetapan tersebut menjadi bagian dari konsolidasi internal partai dalam memperkuat struktur kepemimpinan di tingkat daerah, sekaligus mempersiapkan mesin politik menghadapi dinamika elektoral ke depan.
Partai Golkar menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya Daniel Bili dalam forum Musda tersebut.
Kepemimpinan baru ini diharapkan mampu menjaga soliditas internal, meningkatkan adaptasi organisasi terhadap perubahan politik, serta memperluas kontribusi nyata bagi masyarakat Sumba Barat yang selama ini menjadi salah satu wilayah strategis dalam peta politik NTT.
Terpilihnya kembali Daniel Bili dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat posisi partai Golkar di daerah.
Dengan pengalaman yang dimilikinya, ia diharapkan mampu menyusun dan menjalankan program-program partai yang selaras dengan visi dan misi organisasi serta kebutuhan masyarakat Sumba Barat.
Dalam sambutan Daniel Bili menyatakan bahwa pihaknya akan memanfaatkan Musda sebagai forum evaluasi menyeluruh terhadap kinerja organisasi.
Ia juga dikabarkan akan kembali memimpin Golkar Sumba Barat, mengingat dirinya menjadi satu-satunya calon ketua yang mendaftarkan diri dalam proses pemilihan kali ini.
“Musda ini menjadi momentum untuk memperkuat organisasi dan memastikan ke depan Golkar Sumba Barat semakin siap menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Daniel.
Dengan dinamika tersebut, Musda Golkar Sumba Barat tidak hanya menentukan kepemimpinan baru, tetapi juga menjadi titik penegasan arah konsolidasi partai dari penguatan struktur menuju kerja politik yang lebih konkret, terukur, dan berdampak langsung bagi masyarakat.
