KUPANG - Ratusan kader dan simpatisan Partai NasDem serentak melakukan unjuk rasa di kantor NasDem di 22 Kabupaten/Kota di NTT, Kupang, 15 April 2026.
Aksi tersebut untuk meminta klarifikasi dan permintaan maaf pihak TEMPO terhadap ilustrasi sampul majalah berjudul PT NasDem Indonesia Raya TBK yang terbit pada Minggu (12/4/2026) lalu.
Aksi mereka merupakan bentuk protes atas konten video ilustrasi viral yang dinilai menyinggung partai. Video tersebut menggambarkan Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, tengah melepas sepatu dan jas biru di tengah gurun tandus.
Visual itu memicu reaksi keras dari kader NasDem karena dianggap merendahkan simbol dan martabat partai.
Tak hanya itu, protes juga dilayangkan terhadap pemberitaan yang menyebut Partai NasDem sebagai perusahaan terbuka (PT), serta isu merger dengan Partai Gerindra yang dinilai tidak akurat.
Bendahara DPW Partai NasDem NTT, Christin Samiyati Pati, S.P. membacakan pernyataan sikap mendesak manajemen Tempo Media Group untuk segera menyampaikan permintaan maaf secara terbuka berturut-turut selama sebulan kepada seluruh kader NasDem.
Ia menilai pemberitaan tersebut tidak hanya menimbulkan kesan keberpihakan, tetapi juga merendahkan harkat dan martabat kader.
Dengan demikian, NasDem juga menuntut majalah Tempo tidak mengulangi framing negatif serupa di kemudian hari” ditegaskan dalam orasinya.
NasDem kini memilih menunggu realisasi komitmen tersebut. Ia menegaskan pihaknya tidak akan tinggal diam jika janji itu tidak ditepati.
Di lokasi yang sama, Ketua DPD NasDem Sumba Barat, Gregorius Pandango menilai cover Majalah Tempo edisi 12 April 2026 telah melampaui batas kritik konstruktif.
Ia menyebut ilustrasi yang ditampilkan tidak lagi sekadar menyampaikan pesan, tetapi berpotensi membentuk persepsi yang merendahkan sosok Surya Paloh secara tidak proporsional.
Lebih lanjut, Orius menilai pemberitaan tersebut mengandung unsur insinuatif dan tidak mencerminkan prinsip jurnalisme yang bertanggung jawab.
Ia juga menyoroti penggunaan judul cover yan dianggap menyudutkan, yakni “PT NasDem Indonesia Raya Tbk”.
