Search Suggest

Lantik Direktur Kepatuhan, Ini Pesan Gubernur Melki untuk Bank NTT


KUPANG - Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena selaku Pemegang Saham Pengendali melantik dan mengambil sumpah jabatan Revi Adiana Silawati sebagai Direktur Kepatuhan PT Bank Pembangunan Daerah NTT.

Selain Direktur Kepatuhan Bank NTT, Gubernur NTT juga melantik Dewan Komisaris dan jajaran Direksi PT Flobamor (Perseroda) serta PT Kawasan Industri Bolok (KIB) (Perseroda).

Pelantikan tersebut berlangsung di Aula Fernandez lantai 4 Kantor Gubernur NTT, pada Rabu 26 Mei 2026

Setelah Lolos mengikuti ujian seleksi Fit And Proper test yang dilakukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) beberapa waktu yang lalu.

Revi Adiana Silawati pejabat baru berasal dari Bank Jatim ditetapkan dalam pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) menggantikan direktur kepatuhan sebelumnya, Kris Adoe. Dengan masa jabatan terhitung 24 Mei 2026 sampai 23 Mei 203I.

Acara pelantikan ini dihadiri Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi NTT. Hadir juga seluruh bupati se-Provinsi NTT atau yang mewakili, Dewan Komisaris dan direksi Bank NTT, kepala perwakilan BI dan perwakilan kepala OJK.

Gubernur NTT, Melki Laka Lena menyampaikan apresiasi atas pelantikan direktur kepatuhan Bank NTT yang dinilai strategis dan krusial. 

Posisi tersebut diharapkan mampu mengawal kinerja Bank NTT agar tetap berada di jalur yang benar, sesuai regulasi, serta berjalan efektif dan efisien.

“Jabatan ini adalah ruang pengabdian, ruang pembuktian integritas, ruang kerja profesional, dan ruang untuk menjawab harapan besar masyarakat Nusa Tenggara Timur,” tegasnya.

Dengan tata kelola yang baik, Bank NTT diyakini akan memberi manfaat lebih besar bagi masyarakat dan perekonomian daerah.

“Dalam dunia perbankan, kepercayaan adalah modal utama. Fungsi kepatuhan bukan fungsi pelengkap, tetapi jantung dari kehati-hatian, integritas, dan keberlanjutan lembaga keuangan,” ujarnya

Ia berharap, BPD NTT harus semakin modern dan inklusif serta kian dipercaya masyarakat. 

"Tetapi inovasi harus berjalan bersama kepatuhan, ekspansi harus berjalan bersama manajemen risiko, dan pertumbuhan harus berjalan bersama integritas,” tambahnya.