Search Suggest

Dukung Pembangunan, Bank NTT dan Pemda Manggarai Timur Teken Perjanjian


MANGGARAI - PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur bersama Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur resmi menandatangani perjanjian kredit pinjaman daerah, pada Kamis (23/4/2026).

Penandatanganan tersebut turut dihadiri Bupati Manggarai Timur Agas Andreas serta Direktur Utama Bank NTT Charlie Paulus.

Dalam kerja sama tersebut, Bank NTT mengucurkan pinjaman daerah sebesar Rp100 miliar untuk mendukung percepatan pembangunan di Manggarai Timur, khususnya sektor infrastruktur dasar.

Direktur Utama Bank NTT, Charlie Paulus, mengatakan pinjaman daerah merupakan inisiatif pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan pembangunan.

“Untuk pinjaman daerah saat ini ada dua, yakni Rote Ndao dan Manggarai Timur. Inisiatifnya berasal dari pemerintah daerah sesuai kebutuhan mereka, dan kami siap melayani,” ujarnya saat diwawancarai.

Menurutnya, sebagai bank milik daerah, Bank NTT memberikan kemudahan dalam proses pembiayaan selama seluruh persyaratan dipenuhi, termasuk memperoleh izin dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.

“Pemda itu pemegang saham, sehingga dari sisi proses tentu lebih cepat. Yang penting persyaratan administrasi lengkap dan sudah ada izin Kemendagri. Kami juga melakukan simulasi mengenai kemampuan bayarnya, kalau itu memenuhi maka pinjaman bisa berjalan,” elasnya.

Ia menegaskan, Bank NTT terbuka bagi pemerintah daerah lain yang ingin mendapatkan pembiayaan.

“Kami sangat terbuka melayani pemda lain yang membutuhkan pembiayaan untuk pembangunan daerah,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas, menyebut langkah pinjaman daerah dilakukan untuk mempercepat pembangunan yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.

“Kalau mau pembangunan cepat, kita juga harus ambil langkah cepat. Hari ini kita pinjam, masyarakat langsung menikmati, sementara pembayarannya dilakukan jangka panjang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pinjaman tersebut merupakan yang kedua kalinya dilakukan Pemkab Manggarai Timur dengan fokus pada pembangunan infrastruktur dasar.

“Pinjaman ini kita fokuskan untuk jalan, hotmix, lapen, kemudian air minum, serta pembangunan 75 unit rumah layak huni untuk mengentaskan kemiskinan,” jelasnya.

Menurutnya, prioritas utama adalah memastikan masyarakat terlebih dahulu merasakan manfaat pembangunan.

Tak hanya penandatanganan perjanjian kredit, pada kesempatan yang sama Bank NTT juga menyalurkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) kepada Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur sebesar Rp215 juta. 

Bantuan tersebut diperuntukkan bagi pembangunan Rumah Kemas di Sentra Pisang sebagai bagian dari penguatan sektor ekonomi lokal.

Melalui dukungan pembiayaan dan program CSR ini, Bank NTT berharap dapat terus berperan aktif dalam mendorong percepatan pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Nusa Tenggara Timur.