Search Suggest

HIPMI NTT Fokus Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas Lewat Rakerda, Diklatda dan Forbisda


KUPANG - Pemerintah Provinsi NTT  menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui dukungan pada Rapat Kerja Daerah (Rakerda), Pendidikan dan Pelatihan Daerah (Diklatda), serta Forum Bisnis Daerah (Forbisda) HIPMI NTT 2026. 

Kegiatan tersebut digelar di Hotel Harper Kota Kupang, pada Jumat (1/5/2026).

Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Provinsi NTT Selvi Nange, mewakili Gubernur NTT mengatakan, dukungan pemerintah terhadap HIPMi NTT dalam memperkuat ekosistem kewirausahaan di NTT. 

Kolaborasi ini dinilai penting untuk mendorong pengusaha muda, khususnya pelaku UMKM, agar mampu berkembang, adaptif, dan naik kelas di tengah tantangan ekonomi global.

“Pemerintah mendukung penuh pelaksanaan Rapat Anggota HIPMI sebagai momentum penting dalam memperkuat peran pengusaha muda dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional khususnya di NTT,” pintanya.

Ditambahkan, sebagai bentuk komitmennya Pemerintah mendorong Kredit Usaha Rakyat  (KUR) sebagaimana program pembiayaan/pinjaman modal kerja dan/atau investasi dari pemerintah yang disalurkan melalui lembaga keuangan (Bank) guna mendukung kebutuhan finansial anggota HIPMI.

Skema ini diharapkan mampu mempercepat pengembangan usaha secara berkelanjutan sekaligus memperluas akses pembiayaan.

Menurutnya, forum tersebut tidak hanya menjadi ajang konsolidasi organisasi, tetapi juga ruang strategis untuk mempererat sinergi, memperluas jejaring bisnis, serta mendorong kolaborasi produktif antara dunia perbankan dan pengusaha muda Indonesia. Dengan begitu, peluang ekspansi usaha dan investasi dapat terbuka lebih luas bagi pelaku usaha di NTT.

Ketua BPD HIPMI NTT, Restu Herdani Baptista Dupe, menegaskan, forum ini bukan sekadar agenda organisasi, melainkan ruang strategis untuk merumuskan langkah konkret penguatan ekonomi daerah. Sinergi antara pengusaha muda, pemerintah, dan sektor keuangan menjadi kunci menghadapi dinamika global.

“Forum ini kami desain sebagai wadah kolaborasi untuk melahirkan rekomendasi strategis dan membuka peluang investasi yang berdampak nyata bagi perekonomian NTT,” jelasnya.

Rangkaian kegiatan meliputi Rakerda yang membahas arah kebijakan organisasi melalui sidang pleno, Diklatda yang berfokus pada pembentukan karakter dan peningkatan kapasitas pengusaha muda, hingga Forbisda yang menghadirkan diskusi bisnis. 

Melalui kegiatan ini, Ketua HIPMI NTT menegaskan komitmennya dalam mencetak pengusaha muda yang tangguh dan berdaya saing. Dukungan pemerintah dan berbagai pihak diharapkan semakin memperkuat ekosistem ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.