Search Suggest

Puluhan Murid SD di Kupang Barat Diduga Keracunan Usai Konsumsi MBG

 

Foto Ilustrasi  Foto Keracunan MBG 

KUPANG - Kabar kurang sedap datang dari Desa Tesabela, Kecamatan Kupang Barat. Puluhan siswa Sekolah Dasar (SD) Negeri Onitua dilaporkan diduga mengalami gejala keracunan massal pada Rabu (13/5/2026). Kejadian ini diduga kuat terjadi setelah para siswa mengonsumsi paket makanan dari SPPG Tablolong. 

Camat Kupang Barat, Villy Nakamnanu, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon membenarkan adanya peristiwa itu. Ia menjelaskan bahwa pihak kecamatan langsung bergerak cepat setelah menerima laporan.

“Tadi informasi yang saya dapat, memang ada anak yang terdampak dari keracunan makan. Namun, untuk jumlah pastinya saya masih harus melakukan kroscek lagi karena tadi prioritas utama adalah evakuasi dan penanganan medis bagi anak-anak,” ujar Villy. 

Villy menambahkan bahwa para siswa yang mengalami gejala keracunan telah dibawa ke beberapa fasilitas kesehatan terdekat. Sebagian besar korban dilarikan ke Puskesmas setempat, sementara beberapa siswa yang membutuhkan penanganan media juga dilarikan ke RS Ben Mboi. 

“Kami membagi penanganan; yang bisa ditangani di Puskesmas tetap di sana, sementara yang lainnya ada yang dilarikan ke RS Ben Mboi agar segera mendapat tindakan,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti keracunan masih dalam tahap investigasi. Pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) dilaporkan telah mengambil sampel makanan yang dikonsumsi para siswa untuk diuji di laboratorium. 

Sementara itu, salah satu warga Tablolong, Ferdi Henuk, mengungkapkan rasa prihatinnya atas kejadian yang menimpa anak-anak sekolah tersebut. Ia berharap pihak terkait segera mengungkap hasil uji laboratorium agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang. 

Pihak kepolisian dan instansi terkait juga masih terus memantau perkembangan kondisi para siswa di rumah sakit sembari menunggu hasil resmi dari pihak medis dan laboratorium terkait dugaan keracunan tersebut.