Search Suggest

Bank NTT dan Pemkab Belu Luncurkan Dashboard Keuangan Daerah dan E-Sampah Digital

ATAMBUA - Pemerintah Kabupaten Belu bersama Bank NTT Cabang Atambua terus mendorong digitalisasi tata kelola pemerintahan melalui peluncuran Dashboard Monitoring Rekening Pemerintah Daerah dan sistem Retribusi E-Sampah. 

Dua inovasi tersebut memungkinkan pengelolaan keuangan daerah dan pembayaran retribusi dipantau secara real time ole Bupati Belu guna meningkatkan transparansi serta akuntabilitas.

Peluncuran dilakukan langsung oleh Bupati Belu, Willybrodus Lay, usai kegiatan Exotic Tenun: Parade Tenun dan Fashion Show di pelataran Mal Pelayanan Publik Timor Atambua, Jumat lalu.

Pimpinan Bank NTT Kantor Cabang Atambua, Victor Aprilius B. Payong Beda, mengatakan Dashboard Monitoring Rekening Pemerintah Daerah dirancang untuk memberikan akses informasi keuangan daerah secara menyeluruh kepada kepala daerah.

Melalui sistem tersebut, Bupati dapat memantau penyerapan anggaran setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD), penerimaan daerah, realisasi belanja, hingga posisi kas daerah dalam satu tampilan yang terintegrasi.

"Dashboard ini memudahkan Bupati mengontrol penyerapan anggaran setiap OPD secara berkala," ujar Victor, Minggu (28/6/2026). 

Menurutnya, dashboard tersebut juga menampilkan perkembangan Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara real time sehingga kondisi keuangan daerah dapat diketahui dengan cepat.

"Selain itu, melalui dashboard ini, Bupati juga dapat memantau penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Belu secara real time sehingga perkembangan keuangan daerah bisa diketahui dengan cepat," katanya.

Victor menjelaskan, setiap OPD nantinya dapat mengakses data sesuai kewenangannya sehingga proses pelaporan menjadi lebih cepat, akurat, dan transparan, sekaligus meminimalkan potensi kesalahan administrasi.

Ia menegaskan, inovasi tersebut merupakan bentuk komitmen Bank NTT dalam mendukung digitalisasi pemerintahan serta peningkatan kualitas tata kelola keuangan daerah.

"Kami berharap inovasi ini dapat mendukung tata kelola keuangan daerah yang lebih transparan, akuntabel, dan menjadi dasar pengambilan keputusan yang lebih tepat dalam mendukung pembangunan Kabupaten Belu," ujarnya.

Selain dashboard keuangan, Pemkab Belu dan Bank NTT juga meluncurkan sistem Retribusi E-Sampah yang memanfaatkan perangkat Android Electronic Data Capture (EDC) untuk pembayaran retribusi kebersihan.

Victor menyebut, melalui sistem ini, masyarakat dapat melakukan pembayaran secara tunai, menggunakan QRIS maupun kartu debit. Seluruh transaksi tercatat otomatis sehingga memudahkan pengawasan dan pelaporan.

"Beberapa fitur yang tersedia antara lain pemindaian QR Barcode Merchant, pengaturan tarif berdasarkan jenis dan lokasi pelanggan, pembayaran melalui tunai, QRIS dan kartu debit, tagihan harian maupun bulanan, serta rekapitulasi transaksi secara real time," pungkasnya.(*)