Search Suggest

Mahasiswa KKN STIM Kupang Latih Warga Desa Banfanu Membuat Sabun Cuci Tangan dan Cuci Piring

TTU – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen (STIM) Kupang Tahun 2026 menggelar pelatihan pembuatan sabun cuci tangan dan sabun cuci piring bagi masyarakat Desa Banfanu, Kecamatan Noemuti, Kabupaten Timor Tengah Utara, Kamis (9/7). Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Desa Banfanu pukul 13.30 hingga 15.30 WITA ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat setempat.

Pelatihan tersebut melibatkan mahasiswa KKN STIM Kupang, perangkat Desa Banfanu, kader Posyandu, tenaga kesehatan, serta masyarakat desa. Kehadiran berbagai unsur masyarakat menunjukkan adanya semangat kolaborasi dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan yang bermanfaat bagi kehidupan sehari hari.

Kepala Desa Banfanu, Daniel Fallo, S.I.P., menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa KKN STIM Kupang yang menghadirkan kegiatan edukatif dan aplikatif bagi masyarakat. Menurutnya, pelatihan tersebut tidak hanya memberikan pengetahuan baru, tetapi juga membuka peluang bagi warga untuk menghasilkan produk kebutuhan rumah tangga secara mandiri.

Ketua Kelompok KKN STIM Kupang di Desa Banfanu, Yunita Sanam, menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan membekali masyarakat dengan keterampilan membuat sabun cuci tangan dan sabun cuci piring menggunakan bahan yang mudah diperoleh. Selain mendukung penerapan pola hidup bersih dan sehat, keterampilan tersebut juga diharapkan dapat membantu masyarakat mengurangi pengeluaran rumah tangga karena tidak lagi bergantung sepenuhnya pada produk yang dijual di pasaran.

"Apabila dikembangkan secara berkelanjutan, keterampilan ini juga dapat menjadi peluang usaha rumahan yang mampu memberikan tambahan penghasilan bagi keluarga," ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa terlebih dahulu memberikan penjelasan mengenai bahan bahan yang digunakan, fungsi masing masing bahan, serta tahapan pembuatan sabun. Setelah penyampaian materi, peserta diajak mempraktikkan secara langsung proses pencampuran bahan hingga menghasilkan sabun yang siap digunakan. Seluruh peserta mengikuti setiap tahapan dengan penuh perhatian dan aktif mengajukan pertanyaan selama proses berlangsung.

Kegiatan pelatihan berlangsung dalam suasana interaktif dan penuh semangat. Melalui program ini, mahasiswa KKN STIM Kupang berharap masyarakat dapat menerapkan keterampilan yang telah diperoleh dalam kehidupan sehari hari, sekaligus memanfaatkannya sebagai peluang usaha yang mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga.