KUPANG - Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka memastikan komitmen penuh menanggung kebutuhan dasar masyarakat terdampak gempa M 7,7 di Flores, termasuk mengganti biaya logistik atau pangan yang dikeluarkan toko/supermarket lokal untuk warga.
"Terutama makanan, tenda dan selimut, juga akan dipastikan tersedia bagi masyarakat yang membutuhkan akan di tanggung pemerintah," ujar Gubernur.
Dia juga meminta bantuan dari pemilik toko yang tidak segan-segan untuk memberikan bantuan berupa makanan kepada para korban.
"Nanti hitung-hitungan akan kami atur berapa pengeluaran yang diberikan oleh para pemilik toko," tambah Melki.
Melki Laka Lena bahkan meminta seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan bencana untuk tidak menunggu bantuan datang apabila kebutuhan mendesak sudah tersedia di daerah.
Jelang memperingati HUT RI ke 81, Gubernur NTT resmi membuka Pameran Pembangunan NTT BaSTeL 2026. di halaman depan Hotel Harper Kupang, Sabtu (15 Agustus 2026) bertajuk "Peduli Bencana Gempa Flores."
“Tema ini kami ambil untuk menunjukkan kepedulian kita atas bencana gempa di Flores. Tadi kami ke Maumere. Bersama jajaran Forkopimda langsung ke sejumlah lokasi terdampak untuk melihat kondisi masyarakat sekaligus memastikan kebutuhan penanganan di lapangan," Jelasnya.
Gubernur Melki juga memastikan besok bersama Forkopimda rencananya kami akan ke Ruteng, Ende dan Soa dan sekaligus memastikan masyarakat di Flores mendapatkan dukungan penuh selama masa tanggap darurat.
Melalui gerakan “Peduli Bencana Gempa Flores” Panitia mengadakan penggalangan donasi dan aksi solidaritas akan dihimpun selama pelaksanaan Pameran Pembangunan berlangsung.
"Sepanjang pameran ini, donasi tersebut nanti akan kita kumpulkan per hari, diumumkan, sehingga nanti menjadi bagian dari pertanggungjawaban publik kita terhadap pelaksanaan acara pameran pembangunan hari ini," terangnya.
Gubernur Melki berharap semangat solidaritas tersebut dapat menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya berbicara tentang kemajuan fisik dan ekonomi, tetapi juga semangat gotong royong tentang kepedulian terhadap sesama.
Selain itu, sambutannya, Gubernur Melki menegaskan, pameran pembangunan yang diikuti lebih dari 613 UMKM dan 115 stand instansi pemerintah, BUMN dan BUMD ini bukan hanya menjadi ruang untuk menampilkan capaian pembangunan daerah, tetapi juga momentum untuk memperlihatkan kepedulian dan solidaritas masyarakat NTT.
“Khusus malam hari ini, dalam pameran pembangunan ini, kita ingin buktikan dari area pameran ini tetap lahir semangat gotong royong untuk bantu saudara kita di Flores. Kita tunjukkan bahwa Flores adalah bagian dari kita yang ada di Timor, Sumba dan semua daerah di NTT ini,” pungkas Dia.
Pameran Ini berlangsung selama 10 hari berlangsung pada 15-24 Agustus 2026 dan dimeriahkan oleh penyanyi nasional Mario Klau dan petinju profesional Daud Yordan.
