Search Suggest

Rp5 Miliar Lebih Berputar di Pameran BaSTEL 2026 jadi Wadah Solidaritas Peduli Gempa Flores

KUPANG - Penutupan Pameran Pembangunan Provinsi NTT (BaSTEL 2026) oleh Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena bertajuk “Yang Tertusuk Padamu, Berdarah Padaku”  resmi ditutup pada tanggal 24 Agustus 2026. Setelah dibuka sejak 15 Agustus 2026 yang berlangsung di halaman depan Hotel Harper Kupang. 

Rangkaian acara penutupan rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan RI ini dikemas dalam bentuk Malam Solidaritas Peduli Gempa Flores, dilaksanakan lelang lagu dari artis Silet Open Up yang dipimpin langsung oleh Gubernur NTT.

Seruan Gubernur untuk wujudkan solidaritas Peduli Bencana Gempa Flores guna membantu warga terdampak gempa M7,7 di Pulau Flores pada 15 Agustus 2026 lalu.

“Di tengah suasana duka yang dialami saudara-saudara kita di Flores, mari kita wujudkan solidaritas kemanusiaan, bergandengan tangan, dan memberikan dukungan nyata,” kata Gubernur Melki.

Menurutnya, solidaritas tidak cukup berhenti pada rasa prihatin. Kepedulian harus diwujudkan melalui bantuan dan tindakan nyata agar masyarakat terdampak dapat melewati masa sulit serta segera memasuki proses pemulihan.

“Melalui acara penutupan pameran ini, bukan sekadar unjuk pembangunan di NTT, tetapi kita juga memberikan donasi yang maksimal untuk saudara-saudara kita di Flores,” tambahnya.

Disisi lain, ia menyampaikan pada pameran tersebut tercatat dikunjungi sebanyak 115.342 orang selama 9 hari pelaksanaan pameran. Aktivitas pengunjung itu memberi pemasukan sekitar Rp5,363 miliar.

Lebih lanjut, kata Gubernur Melki, geliat ekonomi tersebut merupakan salah satu simbol ketangguhan masyarakat NTT. Namun, pertumbuhan ekonomi harus berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap masyarakat yang sedang menghadapi bencana.

"Mari bergandengan tangan, saling membantu dan menjadi bagian dari proses pemulihan. NTT kuat karena doa dan kasih. Bersatu kita bangkit, bersama kita pulihkan Flores. Tuhan menyertai, NTT pasti bangkit," ujarnya.

Acara penutupan itu juga Gubernur mengajak masyarakat untuk berdoa dan menundukkan kepala untuk korban gempa Flores dan juga meninggalnya relawan asal Jakarta (Zaki). Disebabkan sakit jantung karena kelelahan. 

Sementara itu, laporan pada malam penutupan, Kepala Dinas Kominfo Adi E. Mandala selaku Ketua Panitia Pelaksana Pameran Pembangunan 2026 menyampaikan  sembilan hari pelaksanaan, pameran tersebut tercatat dikunjungi sebanyak 115.342 orang. Aktivitas pengunjung itu memberi pemasukan sekitar Rp5,363 miliar.

Adi mengatakan, tingginya jumlah pengunjung selama pameran memberikan dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi para pelaku usaha yang ikut ambil bagian.

"Pada saat yang sama, kehadiran jumlah pengunjung sebesar itu telah melahirkan pengeluaran pengunjung sebesar Rp5.363.603.603," ujar Adi.

Pameran tersebut melibatkan sebanyak 615 pelaku UMKM yang menempati booth atau stan yang disediakan panitia secara gratis.

"Tidak ada pungutan satu sen pun dari pemerintah provinsi maupun dari panitia yang menjalankan ini," katanya.

Selain 615 pelaku UMKM, terdapat 97 pedagang asongan yang beraktivitas di sekitar area pameran.

Pameran juga memberikan dampak terhadap pelayanan publik melalui aktivitas Samsat Terpadu. Pendapatan pelayanan Samsat Terpadu yang dilaporkan selama pelaksanaan kegiatan mencapai Rp126.059.676.

Adi mengatakan, capaian tersebut menunjukkan bahwa Pameran Pembangunan NTT tidak hanya menjadi ruang promosi program pemerintah dan produk UMKM, tetapi juga menjadi salah satu ruang pertemuan antara masyarakat, pelaku usaha dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.